Empat Fase Tubuh Saat Bercinta yang Harus Anda Tahu!

0
34
views
empat fase tubuh saat bercinta

Ternyata masih banyak pasangan yang tidak menyadari tentang empat fase tubuh saat bercinta. Berikut adalah ulasan yang membuat Anda tahu!  

empat fase tubuh saat bercinta

Empat Fase Tubuh Saat Bercinta

Saat berhubungan seks, ternyata tubuh mengalami empat fase yang berbeda. Antara lain rangsangan, plato, orgasme dan resolusi yang sangat menakjubkan dan menjadi keajaiban biologis. Keempatnya memiliki ciri yang berbeda.

Jika seseorang merasa tertekan atau khawatir saat bercinta, tubuhnya tidak akan siap untuk hubungan seksual. Pada pria ditandai dengan sulitnya ereksi. Sedangkan wanita akan mengalami kesulitan dalam memproduksi cairan pelumas vagina dan mencapai orgasme.

Nah, berikut adalah empat fase tubuh saat bercinta yang perlu Anda tahu:

Fase rangsangan

Fase pertama terjadi saat stimulasi mutual mempersiapkan organ intim wanita dan pria untuk bercinta. Saat bergairah, wanita akan memproduksi cairan pelumas dari organ intim, selama sekitar 10 sampai 30 detik setelah stimulasi. Dalam fase ini, payudara wanita juga menjadi lebih kencang.

Fase plato

Selanjutnya adalah tahap saat rangsangan seksual lebih intens dan orgasme sudah dekat. Pada tahap ini, vagina menyempit sekitar 30 persen untuk mencengkeram penis. Pria akan mengalami ereksi ketika jaringan spons penis penuh dengan darah.

Akan mucul bintik-bintik merah pada kulit yang menyerupai campak dan muncul di depan dada, menyebar ke leher, punggung dan wajah. Bintik-bintik tersebut adalah hasil dari peningkatan aliran darah di bawah permukaan kulit.

Di tahap ini biasanya pernapasan dan jantung menjadi lebih cepat akibat rangsangan dari sistem saraf otonom. Sebelumnya diulas Hubungan Seks Saat Hamil Muda

Orgasme

Orgasme adalah fase di mana tubuh seperti meledak akibat kontraksi fisik yang intensif, yang diikuti relaksasi. Otot-otot tubuh juga berkontraksi dalam menanggapi orgasme.  Kebanyakan wanita tidak ejakulasi selama orgasme.

Orgasme pada pria  terjadi dalam dua tahap. Tahap pertama, kontraksi otot akan memaksa semen masuk ke dalam uretra (saluran urin). Itu sebabnya, ada cairan bening (semen) yang keluar sebelum keluarnya sperma.

Pada tahap kedua,  kontraksi uretra dan penis bergabung dengan kontraksi dalam kelenjar prostat. Sperma akan keluar dari ujung organ intim yang disebut sebagai klimaks.

Fase resolusi

Fase ini terjadi ketika tubuh kembali pada keadaan sebelum terangsang.  Beberapa wanita mungkin mengalami multiorgasme sebelum fase resolusi. Sedangkan pria, yang secara biologis tidak mungkin mengalami multiorgasme, akan segera mengalami resolusi di mana penis menjadi semi ereksi kemudian melemas.

Selama fase resolusi,  vagina akan kembali normal.  Sedangkan pada pria, ereksi menghilang dalam dua tahap. Pada awalnya, ditandai dengan hilangnya sebagian kekakuan. Lalu tahap kedua, aliran darah kembali normal, ukuran dan posisi  testis kembali seperti awal.

Warna kulit pria maupun wanita juga kembali ke warna asli sehari-hari. Setelah itu, keluarlah keringat yang lebih banyak dari tubuhh.

Tidak sedikit pria yang mempunyai performa buruk saat bercinta. Hal tersebut bisa saja disebabkan oleh gangguan seksual seperti penis yang tidak bisa tahan lama dan lemah. Sebaiknya oleskan dulu NATUREC PRO sesaat sebelum Anda memualai aktivitas bercinta Anda.

NATUREC PRO Penuntas ejakulasi dini

Cukup oleskan NATUREC PRO di bagian ujug hingga pangkal penis Anda sebelum bercinta. Dijamin dengan racikan alami ini penis Anda akan berangsur membaik dan semakin gagah tahan lama. Anda pun akan semakin percaya diri dan siap membuat pasangan Anda lemas tak berdaya.

Butuh bukti keampuhan NATUREC PRO? Lihat saja testimoni pengguna NATUREC PRO dan buktikan bahwa ini bukan hanya omong kosong.

Menunda menuntaskan disfungsi ereksi Anda, berarti Anda telah siap menerima bahaya akibat tidak segera mengobati gangguan seksual yang mengerikan!!!

Artikel Terkait Lainnya:

LEAVE A REPLY